Langsung ke konten utama

Postingan

Jagalah Waktu

            “Ah, nanti saja”, begitulah kalimat yang seringkali kita dengungkan. Seringkali kita menunda-nunda sebuah pekerjaan dan memilih menggunakan waktu untuk bersenang-senang. Seringkali kita membiarkan keterlambatan dan pada akhirnya berujung pada “melewatkan kesempatan”. Jika sudah begitu, bagaimana kesuksesan bisa kita dapatkan?             Tahukah siapa Khalid bin Whalid? Pemuda yang selalu menjaga Tahajjud dan waktunya? Kedisiplinannya membawanya pada puncak kesuksesan. Bagaimana dengan kita? Shalat masih sering kita tunda, Tahajjud masih bolong, Dhuha sering lalai. Bagaimana ingin sukses, jika waktu untuk berjumpa dengan Tuhan saja kita lupa? Astaghfirullah. Ternyata seringkali kita lalai dan melewatkan berbagai kesempatan berharga dalam menjaga hubungan kita dengan Tuhan.             Maka, manajemen waktu ialah puncak dari segala...

Belajarlah dari Mereka

          Mungkin kita sering menyaksikan seseorang yang pribadinya begitu memesona. Wajahnya meneduhkan, senyumnya memancarkan keikhlasan, pun kecerdasannya yang mengagumkan. Seringkali kita takjub pada pribadi seperti itu. Tak memungkiri, kita pun menginginkan keadaan seperti itu. Pribadi yang ketika dipandang akan mengingatkan kita pada Allah. Merekalah orang-orang yang selalu menjaga hubungannya dengan Allah. Merekalah pribadi yang tak pernah mencipta jarak dengan Tuhannya. Tilawah, puasa sunnah, Tahajjud, Dhuha, shalat rawatib, dan untaian kalimat dzikir ialah cara mereka menjaga kedekatan pada Rabb-Nya.             Masya Allah, seketika diri ini merasa hina. Betapa seringnya kita melewatkan amalan yang bisa mendekatkan kita pada Tuhan. Bahkan, ketika sesekali kita beramal, lantas kita ujub dan membanggakan di hadapan orang lain. Padahal, kita pun belum tahu amalan mana yang akan diterima-Nya. Maka...

Amanah Tak Pernah Salah Memilih Pundak

Tersebab “lillah” , berhargalah semua lelah Tersebab “ma’allah” , sederhanalah segala masalah Tersebab “ilallah” , ringanlah setiap langkah (Salim A.Fillah)             Sahabatku, pernahkah kita mengeluh atas amanah yang dihadirkan untuk kita? Pernahkah kita lebih memilih mundur dari pada harus menjalani liku dakwah yang telah menjadi tugas kita?             Sahabatku, kurasa memang setiap dari kita pernah sekali, dua kali merasakan hal itu. Terkadang, ketika tugas dakwah terasa berat, sering kali kalimat keluhan keluar dari mulut kita. Namun, kembalikan lagi pada alasan dan tujuan awal kita dalam berdakwah. Setiap kali kita ingin menyerah, maka alasan dan tujuan itulah yang akan menguatkan kita untuk tetap bertahan dalam jalan dakwah yang telah kita pilih.             Sebagaimana hidup, dakwah pun juga pilihan...

HERBISIDA ALAMI, SOLUSI PANGAN SEHAT

Oleh: Eka Imbia Agus Diartika, dkk.*) *ditulis oleh Mahasiswa UPI Negara Indonesia terkenal dengan sebutannya sebagai negara agraris. Dimana kegiatan bercocok tanam banyak dilakukan diberbagai daerah. Sebagai salah satu kebutuhan pokok yaitu pangan, sudah semestinya kegiatan bercocok tanam tersebut menjadi hal yang penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-harinya. Kegiatan bercocok tanam dapat menjadi bidang bisnis yang menjanjikan. Karena produknya berupa kebutuhan pokok yang pasti nya selalu dicari dan dibutuhkan oleh orang banyak. Maka dari itu, para petani harus merencanakan matang-matang dan menyusun strategi sebelum memulai kegiatan bercocok tanam. Para petani harus memikirkan musim yang cocok untuk menanam, keadaan lingkungan, jumlah modal yang akan digunakan, pemilihan bibit unggul, dan faktor lainnya. Tentu tiada satu pun petani yang menginginkan kejadian gagal panen yang hanya menimbulkan kerugian. Namun terdapat satu musuh utama bagi petani dalam kegia...

Berpelangi dalam Mimpi

Mimpi ialah kata yang sarat akan makna. Makna yang hakikatnya bebas didefinisi. Bebas dimaknai oleh setiap jiwa yang mempunyai mimpi. Sedetail pelangi yang mencipta warna. Mencipta keindahan di sela rinai hujan yang jatuh beriringan. Itulah mimpi-mimpi kita. Semakin bervariasi, maka akan semakin menawan. Tentunya setiap orang memiliki mimpi, meskipun dengan mimpi yang berbeda-beda. Setiap orang berhak membebaskan mimpinya mengudara dan mengejarnya. Kita bebas melukis mimpi. Tak ada batas. Ratusan, ribuan, bahkan jutaan mimpi pun tak ada yang berhak memberi batas. Mimpi erat kaitannya dengan kesuksesan. Kesuksesan yang kita raih tentunya tergantung pada seberapa berani kita menggambar dan menerbangkan mimpi-mimpi kita. Kalian tahu siapa Khalid Bin Walid? Pahlawan perang Yarmuk dan panglima perang termasyhur dalam sejarah Islam ternyata menjadi orang paling sukses. Kesuksesan Khalid membawa panji-panji kemenangan Islam bukan datang secara tiba-tiba. Kemenangan dalam perang Yarmuk...

Ukhty, Tutuplah Auratmu

             Ada suatu kejadian, yang membuatku miris. Membuat diriku tak tahan lagi jika hanya diam. Membuatku merasa bersalah jika tak mengingatkan. Suatu ketika aku mengetahui seorang lelaki yang risih karena menyaksikan aurat seorang wanita yang tersingkap. Di saat seperti ini, lalu siapa yang harus disalahkan? Lelaki yang “terpaksa” melihat aurat perempuan? Ataukah perempuannya, yang “sengaja” membuka auratnya?             Astaghfirullah... Di sini aku tak ingin menjelekkan pihak manapun. Namun, itulah fakta yang sudah tak asing lagi. Banyak sekali di luar sana, perempuan yang masih suka membuka auratnya. Ataupun ketika sudah menutup auratnya, namun dengan pakaian ketat, dan ada bagian yang terlihat. Wahai ukhty, bukankah menutup aurat adalah salah satu cara menjaga tubuhmu? Ya, ibarat sebuah permen, ia akan terjaga jika ada bungkusnya.         ...

Menilik Pesona Kawah Putih, Ciwidey, Bandung bersama Kawan PERMATA

                          (4/12/2016) Akhirnya, serangkaian perjalanan kami berlabuh di Kawah Putih. Sebuah wisata alam di area Ciwidey, Bandung, Jawa Barat, kurang lebih sekitar 50 km arah selatan Kota Bandung. Kawah Putih merupakan sebuah danau yang terbentuk akibat dari letusan Gunung Patuha, berada di kawasan pegunungan yang mempunyai ketinggian lebih dari 2.400 mdpl. Sesuai dengan namanya, tanah di kawasan ini berwarna putih akibat dari pencampuran unsur belerang. Selain tanahnya yang berwarna putih, air danau kawasan ini juga berwarna putih kehijauan dan dapat berubah warna sesuai kadar belerang, suhu, dan cuaca. 1                  Untuk bisa mengunjunginya, kami cukup menyediakan uang sekitar 30 ribu sebagai tiket masuk. Bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi, telah disediakan mobil sebagai jasa angkutan menuju puncak kawah. Mulai memasuki ...