Tidak Semua Hal Perlu Diceritakan

Kadang kita cuma ingin satu hal sederhana: diakui.

Bukan ingin pamer, bukan juga ingin dianggap paling hebat. Hanya ingin orang lain tahu bahwa kita pernah berusaha, pernah berjuang, pernah sampai di titik tertentu.

Lalu tanpa sadar, cerita-cerita tentang pencapaian masa lalu mulai keluar. Mengalir saja, seperti ingin membuktikan sesuatu.

Padahal sebenarnya tidak salah.

Hanya saja, tidak semua orang menangkapnya dengan cara yang sama.
Ada yang mendengarkan biasa saja.
Ada yang justru merasa itu berlebihan.
Bahkan ada yang diam-diam jadi kurang nyaman.

Di situ kita mulai paham, ternyata tidak semua hal perlu diceritakan.

Bukan karena harus menyembunyikan diri, tapi karena tidak semua ruang butuh kita untuk terlihat “hebat”.

Kadang yang lebih penting justru sederhana:
apakah kehadiran kita membuat orang lain nyaman atau tidak.

Karena pada akhirnya,
yang diingat orang bukan seberapa banyak kita bercerita,
tapi bagaimana kita membawa diri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanya Jawab Tentang Kepenulisan

Mengapa Anak Perlu Belajar dari Alam Sekitar?

KERJAKAN SESUATU YANG BERMANFAAT