Langsung ke konten utama

Notes dari Kuliah Tamu

2 hari berturut-turut, saya berkesempatan menjadi panitia dalam kegiatan Guest Lecture dan Focus Group Discussion di Jurusan Biologi, Universitas Negeri Malang. Kali ini, pemateri luar biasa diundang dari Universiti Malaya, Malaysia. Beliau ialah Assoc. Prof. Noor Zalina binti Mahmood. Sangat senang bisa bertemu dengan perempuan inspiratif nan anggun, berwawasan luas, dan agamis. Saya menjemput bersama rekan lainnya di Bandara Juanda, Sidoarjo. Di sepanjang perjalanan, kami bercerita mulai studi di Malaysia dan Indonesia hingga cerita kecil untuk basa-basi.

Keesokan harinya, beliau menjadi speaker pada acara kami. Bukan hanya menyampaikan materi mengenai Solid Waste Management dan penulisan artikel supaya tembus publikasi jurnal terindeks Scopus, namun juga memberikan motivasi bagi kami.

Kita harus selalu positive thinking dalam hal apapun. Itulah yang akan menjadi kekuatan kita dalam melangkah. Jangan membandingkan diri kita dengan orang lain, namun bandingkan diri kita saat ini dengan diri kita yang dulu.

Lalu, ada hal yang menjadi notes khusus bagi saya ialah ketika ada salah satu audiens yang menanyakan mengenai suka duka beliau dalam penelitian dan menulis artikel. Beliau bercerita, bahwasanya langkah yang didasari karena ingin memberikan manfaat untuk orang lain, maka insyaAllah akan mendapatkan kemudahan, namun ketika usaha itu hanya untuk meninggikan derajat diri sendiri, maka biasanya akan ada halangan-halangan.

Maka, marilah kita meniatkan setiap ikhtiar kita hanya untuk Allah, meniatkannya agar bisa memberikan manfaat lebih untuk banyak kalangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita MengASI-hi

Halo mom. Rasanya banyak sekali nih ceritaku tentang peran baruku sebagai ibu hehe. Malah peran baru sebagai istri belum pernah kutulis ya di blog ini. Semoga nanti sempat nulis deh. Yap, aku nulis ini sekaligus healing ya mom. Pas anak lagi tidur aku nyempetin nulis biar ada cerita yang bisa dikenang tentang lika liku membesarkan buah hatiku 🥰 Kali ini aku mau cerita tentang drama mengASI-hi ya mom. Mungkin bagi mom sekalian ini hal yang mudah, tapi bagiku ini perlu kesabaran ekstra di awal² menyusui  hehe 😆 Dan saya yakin setiap ibu pasti punya cerita perjuangannya masing². Awal cerita, Arya tidak bisa direct breast feeding (DBF) alias nenen langsung. Jadi di awal² kelahiran Arya dulu, Arya sering pakai dot sebagai media memberikan susu. Usai lahiran, ASI ku belum keluar, jadi waktu di rumah sakit Arya diberikan susu formula dulu. Ya, meskipun katanya bayi bisa bertahan sampai sekitar 3 hari sambil nunggu ASI, tapi banyak juga pengalaman yang bayinya kuning dan harus disinar ka...

Tanya Jawab Tentang Kepenulisan

1.     Bagaimana cara untuk mulai menulis ? Apabila ditanya cara untuk memulai menulis, tentunya ini bukanlah hal yang terlalu teoritis. Setiap penulis punya cara tersendiri untuk memulai menulis dan mungkin cara mereka juga berbeda-beda. Ada yang memulai dengan menuliskan idenya di kertas dan membuat kerangkanya, ada yang langsung mengetik di komputer, ada yang mencari target lomba menulis terlebih dahulu, ada pula yang mempunyai banyak ide, namun susah menuliskannya sebelum berdiskusi. Nah, saya juga punya tips sendiri untuk memulai menulis. Inilah cara yang kerap kali saya terapkan ketika memulai menulis. a. Menuliskan target Menurut pengalaman saya, inilah cara yang paling ampuh untuk memulai menulis, terutama untuk penulis pemula. Dengan menuliskan target, maka secara tidak langsung akan memaksa dan membiasakan diri kita untuk menulis. Saya biasanya menulis target menulis terdekat di buku khusus untuk beberapa bulan ke depan. Apa yang saya tulis ialah da...