Langsung ke konten utama

LIHAT SIAPA TEMAN DEKATMU

Manusia ialah makhluk sosial. Kita tak mungkin bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu, hampir semua orang memiliki teman dekat.

Perlahan sikap kita akan mirip dengan teman dekat kita. Bahkan orang di sekitar kita akan berucap kalau wajah kita juga mirip. Mengapa bisa demikian?

Ya, wajar saja. Ibarat seorang anak kecil, mereka pasti akan meniru sikap orang-orang yang berada di dekatnya, terutama ibunya. Semakin dekat ia dengan ibunya, maka akan tercipta kedekatan emosional diantara keduanya. Sama halnya dengan teman dekat kita. Semakin kita sering menghabiskan waktu bersama, maka sikap kita akan semakin mirip karena telah tercipta kedekatan emosional.

Ketika teman dekat kita mengajak ke masjid, tentu kita akan pergi bersamanya. Ketika teman dekat kita membaca Al-Quran, kita pun melakukan hal yang sama. Ketika teman dekat kita berangkat ke kajian, kita pun akan pergi bersamanya. Maka, perlahan sikap dan kepribadian kita akan menyerupai teman dekat kita. Pengaruh teman dekat sangat besar untuk kehidupan kita.

Lalu siapa teman dekat kita?
Coba direnungi bersama. Kira-kira siapa yang saat ini menjadi teman dekat kita. Apakah ia yang mengajak kita menuju jalan kebaikan? Atau bahkan sebaliknya?

Maka, berpikirlah seribu kali untuk memilih teman yang akan dijadikan teman dekat. Karena teman dekat sangat berperan dalam menentukan hidup kita.

Masih berkaitan dengan teman dekat. Menurut penelitian, pada diri kita terpancar sebuah gelombang. Orang-orang yang punya gelombang yang sama, maka akan timbul kecenderungan dan suatu saat pasti akan Allah pertemukan. Orang yang baik pasti akan Allah pertemukan dengan orang yang baik. Pun sebaliknya.

"Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya”(HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita MengASI-hi

Halo mom. Rasanya banyak sekali nih ceritaku tentang peran baruku sebagai ibu hehe. Malah peran baru sebagai istri belum pernah kutulis ya di blog ini. Semoga nanti sempat nulis deh. Yap, aku nulis ini sekaligus healing ya mom. Pas anak lagi tidur aku nyempetin nulis biar ada cerita yang bisa dikenang tentang lika liku membesarkan buah hatiku 🥰 Kali ini aku mau cerita tentang drama mengASI-hi ya mom. Mungkin bagi mom sekalian ini hal yang mudah, tapi bagiku ini perlu kesabaran ekstra di awal² menyusui  hehe 😆 Dan saya yakin setiap ibu pasti punya cerita perjuangannya masing². Awal cerita, Arya tidak bisa direct breast feeding (DBF) alias nenen langsung. Jadi di awal² kelahiran Arya dulu, Arya sering pakai dot sebagai media memberikan susu. Usai lahiran, ASI ku belum keluar, jadi waktu di rumah sakit Arya diberikan susu formula dulu. Ya, meskipun katanya bayi bisa bertahan sampai sekitar 3 hari sambil nunggu ASI, tapi banyak juga pengalaman yang bayinya kuning dan harus disinar ka...

Tanya Jawab Tentang Kepenulisan

1.     Bagaimana cara untuk mulai menulis ? Apabila ditanya cara untuk memulai menulis, tentunya ini bukanlah hal yang terlalu teoritis. Setiap penulis punya cara tersendiri untuk memulai menulis dan mungkin cara mereka juga berbeda-beda. Ada yang memulai dengan menuliskan idenya di kertas dan membuat kerangkanya, ada yang langsung mengetik di komputer, ada yang mencari target lomba menulis terlebih dahulu, ada pula yang mempunyai banyak ide, namun susah menuliskannya sebelum berdiskusi. Nah, saya juga punya tips sendiri untuk memulai menulis. Inilah cara yang kerap kali saya terapkan ketika memulai menulis. a. Menuliskan target Menurut pengalaman saya, inilah cara yang paling ampuh untuk memulai menulis, terutama untuk penulis pemula. Dengan menuliskan target, maka secara tidak langsung akan memaksa dan membiasakan diri kita untuk menulis. Saya biasanya menulis target menulis terdekat di buku khusus untuk beberapa bulan ke depan. Apa yang saya tulis ialah da...