1. Bagaimana cara untuk mulai menulis ? Apabila ditanya cara untuk memulai menulis, tentunya ini bukanlah hal yang terlalu teoritis. Setiap penulis punya cara tersendiri untuk memulai menulis dan mungkin cara mereka juga berbeda-beda. Ada yang memulai dengan menuliskan idenya di kertas dan membuat kerangkanya, ada yang langsung mengetik di komputer, ada yang mencari target lomba menulis terlebih dahulu, ada pula yang mempunyai banyak ide, namun susah menuliskannya sebelum berdiskusi. Nah, saya juga punya tips sendiri untuk memulai menulis. Inilah cara yang kerap kali saya terapkan ketika memulai menulis. a. Menuliskan target Menurut pengalaman saya, inilah cara yang paling ampuh untuk memulai menulis, terutama untuk penulis pemula. Dengan menuliskan target, maka secara tidak langsung akan memaksa dan membiasakan diri kita untuk menulis. Saya biasanya menulis target menulis terdekat di buku khusus untuk beberapa bulan ke depan. Apa yang saya tulis ialah da...
Ibu saya pernah bercerita, ketika masa kecil, saya bersama adik dan teman-teman sering bermain di luar dari pada di dalam rumah, seperti bermain di pasir, di sawah, di sungai, dan juga ikut berkebun. Bahkan sampai sekarang pun saya masih mengingat momen-momen itu, ketika saya pergi ke hutan sambil mencari buah ketapang, buah salam, dan daun melinjo. Saya juga masih mengingat ketika saya beramai-ramai dengan teman-teman mencari wahana berenang gratis, yaitu di sungai. Saya merasa sangat bahagia ketika banyak mengeksplorasi alam sekitar dengan sepuasnya. Sayangnya, apa yang saya alami di masa lalu mungkin tidak dialami oleh semua anak di saat ini. Anak-anak saat ini banyak yang lebih tertarik bermain gadget. Menurut BPS (2022), 33,44% anak usia dini di Indonesia menggunakan gadget, dengan rincian 25,5% anak berusia 0-4 tahun dan 52,76% anak berusia 5-6 tahun. Pada tahun 2020, American Academy of Child and Adolescent Psychiatry melaporkan bahwa anak-anak berusia 8 hingga 12 tahun di Ameri...
Bismillah. Sahabat, marilah sejenak mengingat-ingat segala hal yang telah kita lakukan hari ini. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Kita semua tahu, waktu yang telah berlalu tak akan mungkin bisa kembali. Tak mungkin bisa berulang. Dan apapun yang telah kita lakukan, semua pasti diawasi oleh-Nya. Tiada lekang oleh penilaian-Nya, dan semuanya pasti akan dimintai pertanggungjawaban kelak. Lalu, hal apakah yang telah kita perbuat hari ini? Apakah hal yang penuh kebermanfaatan ataukah sebaliknya? Apakah di sela waktu tersebut selalu terselip nama-Nya dalam dzikir kita? Apakah telah terbaca merdu kalam-Nya pada setiap waktu yang dianugerahkan-Nya? Apakah kita telah meninggalkan hal yang tak bermanfaat untuk setiap detiknya? Marilah kita bersama bermuhasabah. Atas setiap detik waktu yang diberi. Atas setiap degup jantung yang berdetak. Atas setiap nafas yang berhembus. Karena semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya. Marilah kita manfaatkan segala kesempatan yang ad...
Komentar
Posting Komentar